Article

Hal Yang Perlu Dipahami Jika Startup Ingin Didanai VC (by Kevin Cahya)

Cara mendapat dana untuk Startup

Berdiri pada tahun 2009, East Ventures, perusahaan investasi yang fokus kepada pendanaan usaha tahap awal (seed funding) kini telah memiliki portofolio aktif di tiga negara, yaitu Indonesia, Singapura, dan Jepang. Totalnya ada 80 portofolio startup di Asia Tenggara, di mana 55 diantaranya berasal dari Indonesia.

Selebihnya, ada 15 startup dari Amerika Serikat dan 150 startup dari Jepang yang juga didanai oleh East Ventures. Besarnya pendanaan pun berkisar US$ 100.000 hingga US$ 500.000.

Jika kamu belum familier dengan East Ventures, VC ini adalah yang melahirkan Tokopedia dan Traveloka, dua startup Unicorn Indonesia.

Dalam acara The Next Dev Pulang Kampung yang dihelat di Universitas Negeri Gorontalo pada 13 Maret 2016, Associate East Ventures Kevin Cahya mengatakan, ada empat variabel bagi East Ventures sebelum memutuskan untuk mendanai suatu startup.

Pertama, Founder. Kevin bilang, pihaknya memprioritaskan para pendiri startup yang memiliki pengetahuan yang baik tentang industri yang digelutinya. Selain itu, ia juga harus fokus, memiliki skill, serta mampu mengelola tim dengan baik.

Kedua, Traction atau suatu bukti adanya demand dari customer. Dalam kata lain, startup tersebut telah membuktikan bahwa model bisnisnya dapat berjalan dan diterima oleh target yang disasar.

Kevin menilai, saat ini banyak startup yang cenderung memilih untuk memoles pitching-nya karena tidak yakin dengan traction yang dimiliki. Mereka lebih banyak bercuap-cuap bahwa startup-nya unggul, namun belum bisa membuktikan hasilnya secara nyata.

“Ada tiga hal indikator traction yang kami lihat, yaitu product market fit, market feedback, dan supply & demand side,” tuturnya.

Ketiga adalah Market yang menyangkut apakah teknologi yang digunakan startup itu sudah siap dan seberapa besar dukungan industri yang ada saat ini.

Dan Keempat adalah product. Apakah produk yang dibuat startup itu menjawab masalah yang ada di publik, sulit ditiru oleh orang lain, dan memiliki skalabilitas alias produk itu mampu diperluas dan didiversifikasi suatu saat nanti.

Selain dua startup di atas, beberapa startup internet yang turut didanai oleh East Ventures antara lain Berrybenka, Bilna (merger dengan Moxy asal Thailand), Scoop, Shopdeca, Urbanesia, TechInAsia, Ralali, Rumah Segar, dan Sirclo.

Editor: Sigit Kurniawan

Enjoyed your read? Share this article on